Sinergi Humanis di Pelosok Mojokerto: Mahasiswa KKN-P Kelompok 51 UMSIDA dan Kader Posyandu Bahu-Membahu Perkuat Layanan Kesehatan Balita Dan Lansia

Sinergi Humanis di Pelosok Mojokerto: Mahasiswa KKN-P Kelompok 51 UMSIDA dan Kader Posyandu Bahu-Membahu Perkuat Layanan Kesehatan Balita Dan Lansia

Liputan Nusantara – Mojokerto, Kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama kesejahteraan desa. Menyadari krusialnya pilar tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pencerahan (KKN-P) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) Kelompok 51 terjun langsung memperkuat pelayanan kesehatan dasar masyarakat di Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Melalui kolaborasi erat bersama para kader Posyandu setempat, para mahasiswa memberikan kontribusi aktif dalam penyelenggaraan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Balita dan Lansia yang digelar secara berkala di dua wilayah prioritas, yakni Dusun Jabung dan Dusun Geneng.

Kehadiran mahasiswa KKN-P Kelompok 51 UMSIDA memberikan dorongan energi positif dalam alur operasional Posyandu. Dengan pembagian tugas yang sistematis, mahasiswa bahu-membahu bersama kader desa guna memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, tertib, dan humanis.

Rangkaian pelayanan terpadu yang dilaksanakan meliputi:
1. Posyandu Balita: Membantu alur pendaftaran dan administrasi peserta, pendataan tumbuh kembang, pengukuran berat badan dan tinggi badan, serta pencatatan berkala dalam Buku KIA/KMS untuk mendeteksi dini indikasi stunting.
2. Posyandu Lansia: Mendampingi pendaftaran lansia, pendataan riwayat kesehatan, pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan), pemeriksaan tekanan darah (tensi darah), serta mengarahkan alur konsultasi kesehatan dengan nyaman.

Sentuhan kepedulian yang dihadirkan oleh mahasiswa KKN-P 51 UMSIDA meninggalkan kesan mendalam bagi warga serta jajaran kader Posyandu desa. Rina selaku kader Posyandu Dusun Jabung mengungkapkan bahwa kehadiran adik-adik mahasiswa KKN UMSIDA sangat membantu beban kerja mereka di Posyandu. Proses pendataan dan penimbangan balita jadi jauh lebih cepat dan tertib. Mahasiswa juga sangat ramah dan sabar ketika membimbing ibu-ibu balita maupun mendampingi para lansia. “Sinergi ini membuat suasana Posyandu di Dusun Jabung dan Geneng terasa lebih hangat, bersemangat, dan hidup. Terima kasih atas kepedulian yang luar biasa ini.” Ungkapnya.

Rata rata pendapat orang tua Balita juga senang dengan kehadiran mahasiswa KKNP-51UMSIDA”Anak saya yang biasanya agak rewel saat ditimbang, justru gembira karena mahasiswa KKN pintar mengajak komunikasi dan mengajak tersenyum. Pelayanannya sangat rapi dan tertib. Kami sebagai orang tua merasa sangat terbantu dengan informasi pemantauan tumbuh kembang anak yang disampaikan.” Ungkap salah satu peserta.

Keterlibatan langsung ini bukan hanya wujud dukungan terhadap program kesehatan pemerintah desa, melainkan wahana pembelajaran lapangan yang berharga bagi mahasiswa UMSIDA untuk mengasah kepekaan sosial dan empati kemasyarakatan. Angel selaku koordinator divisi Kesehatan menyatakan “Keterlibatan kami dalam Posyandu ini adalah bagian dari komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi UMSIDA. Kami ingin hadir bukan sekadar menuntaskan tugas KKN, tetapi memberikan manfaat nyata yang menyentuh langsung aspek kesehatan warga desa. Melihat senyum adik-adik balita dan kehangatan para lansia memberikan pelajaran berharga bagi kami tentang pentingnya kepedulian sosial dan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.”

Melalui semangat kolaborasi ini, KKN-P Kelompok 51 UMSIDA bertekad untuk terus mengawal dan mendukung berbagai agenda kemasyarakatan di Desa Lebak Jabung. Keberhasilan pelaksanaan Posyandu di Dusun Jabung dan Dusun Geneng menjadi cerminan bahwa keterpaduan antara pemuda terpelajar, kader kesehatan, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan desa yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. Pengabdian tulus mahasiswa KKN-P 51 UMSIDA di Desa Lebak Jabung membuktikan bahwa sinergi sederhana di tingkat desa mampu memberikan dampak kesehatan yang bermakna, sekaligus mempererat rasa kekeluargaan antara akademisi dan masyarakat. (Satrio)